Beranda/ Blog/ Edukatif/ Berapa Modal Dasar PT Perorangan? Simak Ketentuannya
Edukatif

Berapa Modal Dasar PT Perorangan? Simak Ketentuannya

Modal dasar adalah jumlah modal yang ditetapkan oleh pendiri saat mendirikan PT Perorangan. Ketentuan mengenai modal dasar ini diatur dalam UU Cipta Kerja dan PP No. 8 Tahun 2021, yang memberikan kemudahan bagi pelaku usaha mikro dan kecil untuk mendirikan badan hukum dengan modal yang terjangkau.

Banyak calon pendiri yang masih bingung soal berapa jumlah modal dasar yang harus disiapkan dan bagaimana cara menentukannya. Artikel ini akan membahas ketentuan terbaru, cara menghitung modal disetor, serta hal-hal yang perlu dipertimbangkan sebelum menentukan jumlah modal.

Apa Itu PT Perorangan?

PT Perorangan adalah bentuk badan usaha yang dimiliki oleh satu orang sebagai pemegang saham tunggal. Berbeda dengan PT biasa yang membutuhkan minimal dua orang pendiri, PT Perorangan memungkinkan satu individu mendirikan perusahaan dengan status badan hukum resmi.

PT Perorangan hanya bisa didirikan oleh Warga Negara Indonesia (WNI) dan ditujukan untuk usaha yang tergolong mikro atau kecil. Proses pendiriannya lebih sederhana karena bisa dilakukan melalui portal AHU Online tanpa memerlukan akta notaris. Untuk memahami perbedaannya dengan PT biasa secara lebih detail, Anda bisa membaca perbedaan PT Perorangan dan PT biasa.

Ketentuan Modal Dasar PT Perorangan

Berdasarkan UU Cipta Kerja, tidak ada lagi ketentuan modal dasar minimum yang bersifat baku untuk PT. Besaran modal dasar diserahkan sepenuhnya kepada pendiri berdasarkan kesepakatan.

Namun dalam praktiknya, karena PT Perorangan ditujukan untuk usaha mikro dan kecil, kebanyakan pendiri menetapkan modal dasar mulai dari Rp1.000.000. Angka ini sudah cukup untuk memenuhi syarat pendaftaran dan memberikan legitimasi sebagai badan hukum.

Modal disetor adalah modal yang benar-benar dibayarkan saat pendirian. Untuk PT Perorangan, modal yang disetor harus sesuai dengan yang dicantumkan dalam pernyataan pendirian. Tidak ada ketentuan persentase minimum seperti pada PT biasa (yang mensyaratkan minimal 25% dari modal dasar).

Cara Menentukan Jumlah Modal yang Tepat

Menentukan modal dasar sebaiknya tidak asal pilih angka terkecil. Beberapa hal yang perlu dipertimbangkan:

Sesuaikan dengan skala usaha. Jika bisnis Anda membutuhkan pembelian stok, peralatan, atau biaya operasional awal yang signifikan, tetapkan modal dasar yang mencerminkan kebutuhan tersebut.

Pertimbangkan kredibilitas. Meskipun modal dasar Rp1.000.000 sudah sah secara hukum, beberapa mitra bisnis atau klien mungkin melihat besaran modal sebagai indikator kapasitas perusahaan. Modal yang terlalu kecil bisa memberikan kesan kurang serius.

Pikirkan rencana pengembangan. Jika Anda berencana mengembangkan usaha dalam beberapa tahun ke depan, menetapkan modal yang sedikit lebih besar di awal bisa mengurangi kebutuhan perubahan dokumen di kemudian hari.

Sebagai contoh, jika Anda menetapkan modal dasar Rp10.000.000, maka jumlah tersebut akan tercantum dalam pernyataan pendirian dan menjadi dasar pencatatan resmi perusahaan Anda.

Apakah Modal Dasar Bisa Ditambah Setelah PT Berdiri?

Bisa. Modal dasar PT Perorangan dapat ditambah kapan saja sesuai kebutuhan usaha. Prosesnya dilakukan melalui perubahan pernyataan pendirian yang dilaporkan melalui sistem AHU Online.

Penambahan modal biasanya dilakukan saat bisnis membutuhkan dana lebih besar untuk ekspansi, pengadaan aset, atau memenuhi persyaratan tertentu dari mitra bisnis atau lembaga keuangan.

Apakah Modal Dasar Memengaruhi Pajak?

Modal dasar tidak secara langsung menentukan kewajiban pajak Anda. Pajak PT Perorangan dihitung berdasarkan omzet dan penghasilan usaha, bukan berdasarkan modal dasar yang tercantum dalam dokumen pendirian.

Yang perlu diperhatikan adalah batasan omzet. PT Perorangan hanya boleh digunakan untuk usaha mikro dengan omzet maksimal Rp2 miliar per tahun, atau usaha kecil dengan omzet maksimal Rp5 miliar per tahun. Jika omzet melampaui batasan tersebut, Anda wajib melakukan konversi ke PT biasa dalam waktu paling lambat 6 bulan.

Kapan Harus Mempertimbangkan PT Biasa?

PT Perorangan memang menawarkan kemudahan dan biaya yang terjangkau, tapi ada beberapa situasi di mana PT biasa lebih tepat. Jika Anda berencana menggandeng co-founder atau investor, membutuhkan struktur komisaris, atau omzet bisnis sudah melampaui batasan usaha kecil, PT biasa menjadi pilihan yang lebih sesuai.

Untuk informasi lengkap soal biaya dan proses pendirian PT Perorangan, Anda bisa membaca biaya pembuatan PT Perorangan. Dan jika Anda membutuhkan bantuan profesional untuk mendirikan PT biasa, Anda bisa melihat layanan pendirian PT dari Creya.

Siap Mendirikan PT Perorangan?

Modal dasar PT Perorangan di Indonesia sangat terjangkau dan fleksibel. Anda bisa memulai dengan jumlah yang sesuai kebutuhan usaha tanpa harus mengeluarkan biaya besar di awal. Yang terpenting adalah menentukan jumlah modal secara realistis, sesuai dengan skala bisnis dan rencana pengembangan ke depan.

Jika Anda ingin proses pendirian yang lebih praktis tanpa harus mempelajari alur pendaftaran sendiri, tim Creya siap membantu dari awal hingga dokumen resmi terbit. Hubungi kami untuk konsultasi lebih lanjut.

© Creya Coworking Space 2026
Chat Sekarang