Proses pendirian PT Indonesia melibatkan beberapa tahapan birokrasi, mulai dari pengecekan nama, pembuatan akta, pengesahan akta, pengesahan badan hukum, hingga penerbitan NIB. Banyak pendiri usaha merasa prosesnya sangat rumit, padahal apabila sudah memahami bagaimana tahapan alurnya sejak awal, seluruh prosesnya bisa diprediksi dan direncanakan secara matang sejak awal.
Ketidaktahuan mengenai alur ini sering membuat calon pendiri merasa cemas dan akhirnya menunda proses legalitas. Padahal, jika memahami setiap tahapannya, Anda bisa mempersiapkan dokumen dengan tepat waktu. Artikel ini akan membahas tutorial lengkap alur pendirian PT dari awal hingga akhir, agar Anda memahami apa saja yang harus dilakukan pada setiap tahapan alurnya.
Gambaran Umum Alur Pendirian PT
Secara garis besar, ada 7 tahapan utama yang perlu dilakukan dalam mendirikan PT: pengecekan nama, pembuatan akta notaris, pengesahan badan hukum, pengurusan NPWP, pendaftaran NIB, pengurusan izin usaha jika diperlukan, dan pembukaan rekening bank perusahaan. Setiap tahapan ini saling berurutan, dan tidak bisa melompat ke tahap selanjutnya sebelum tahapan sebelumnya benar-benar diselesaikan.
Total waktu prosesnya biasa akan memakan waktu 3 sampe 5 hari kerja, tergantung kelengkapan dokumen sejak awal dan metode yang dipilih, mengurus sendiri atau dengan menggunakan jasa profesional. Berikut penjelasan lengkap pada setiap tahapannya secara berurutan.
Step-by-Step Prosedur Mendirikan PT
Berikut penjelasan lengkap setiap tahapan secara berurutan, mulai dari pengecekan nama hingga PT siap untuk beroperasi.
1. Pengecekan dan Pemesanan Nama PT di AHU Online
Langkah pertama yang harus dilakukan adalah melakukan pengecekan ketersediaan nama melalui portal AHU Kemenkumham. Anda bisa mempersiapkan minimal tiga opsi nama sebagai alternatif cadangan apabila nama pertama yang diajukan sebelumnya sudah terdaftar lebih dulu. Biaya pemesanan nama berkisar Rp100 hingga 200 ribu. Nama yang sudah disetujui berlaku selama 60 hari, jika lewat dari batas waktu tersebut tanpa digunakan, nama akan hangus dan harus dipesan ulang dari awal.
2. Pembuatan Akta Pendirian oleh Notaris
Bawa dokumen dengan lengkap meliputi KTP, NPWP, struktur organisasi, modal, dan KBLI ke notaris. Notaris akan menyusun akta pendirian yang memuat setiap identitas perusahaan, susunan pemegang saham, struktur direksi dan komisaris, modal dasar dan modal disetor, serta maksud dan tujuan usaha. Proses pengerjaannya akan memakan waktu kurang lebih 3 hingga 7 hari kerja, tergantung kompleksitas struktur perusahaan dan kelengkapan dokumen yang dibawa.
3. Pengesahan Badan Hukum di Kemenkumham (SABH)
Notaris akan mengajukan pengesahan melalui sistem Administrasi Badan Hukum (SABH/AHU Online). Outputnya akan berupa SK Pengesahan Badan Hukum, dengan biaya PNBP yang tarifnya berjenjang sesuai dengan modal dasar, mulai dari kisaran Rp300 ribu untuk modal dasar kecil, hingga lebih tinggi untuk modal dasar yang besar. Setelah SK ini terbit, PT telah resmi dan sah sebagai badan hukum yang bisa melangkah ke tahap berikutnya tanpa gambaran legalitas apa pun.
4. Pengurusan NPWP Perusahaan
Daftarkan NPWP perusahaan di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) sesuai domisili usaha, dengan membawa SK Kemenkumham, akta pendirian, dan KTP direksi. Proses ini biasanya akan memakan waktu 1 hingga 3 hari kerja dan tidak dipungut biaya (gratis).
5. Pendaftaran NIB melalui OSS (Online Single Submission)
Setelah NPWP sudah terbit, daftarkan perusahaan di portal OSS Berbasis Risiko untuk mendapatkan Nomor Induk Berusaha (NIB). NIB akan berfungsi sebagai identitas usaha sekaligus perizinan dasar yang menggantikan berbagai izin terpisah di masa lalu.
Pilih KBLI yang sesuai dengan kegiatan usaha, karena ini akan menentukan tingkat risiko usaha dan izin tambahan apa saja yang mungkin akan diperlukan ke depannya. Prosesnya juga gratis dan bisa selesai dalam hitungan menit apabila data yang diinput semuanya lengkap dan valid.
6. Pengurusan Izin Usaha dan Izin Komersial (Jika Diperlukan)
Tergantung seperti apa tingkat risiko usaha, rendah, menengah, atau tinggi, mungkin ada izin tambahan yang perlu diurus, seperti sertifikat standar, izin lingkungan, atau izin sektoral lainnya. Cek kebutuhan ini langsung di sistem OSS setelah NIB terbit, karena sistem akan menampilkan izin apa saja yang wajib dilengkapi sesuai klasifikasi risiko usaha Anda, tanpa perlu menebak-nebak sendiri.
7. Pembuatan Rekening Bank Perusahaan
Langkah terakhir yang harus dilakukan adalah membuka rekening bank atas nama PT, dengan membawa akta pendirian, SK Kemenkumham, NPWP, NIB, dan KTP seluruh direksi. Rekening ini nantinya akan digunakan untuk menyetorkan modal disetor sekaligus operasional bisnis sehari-hari.
Mau Proses Lebih Cepat? Ada Cara yang Lebih Praktis
Banyak pelaku usaha yang akhirnya memilih untuk menggunakan jasa profesional agar tidak perlu repot mengurus ke tujuh tahapan di atas sendirian dari awal hingga akhir. Dengan menggunakan jasa profesional, proses bisa dipercepat karena mereka sudah terbiasa dengan sistem AHU dan OSS. Dokumen dijamin lengkap sejak awal sehingga minim risiko terjadinya revisi yang akan memakan waktu dan ada pendampingan konsultan pada setiap tahapnya jika ada pertanyaan. Tips mempercepat proses pendirian PT bisa dipelajari lebih lanjut bagi yang ingin tahu triknya lebih detail.
Bisa Bikin PT Tanpa Notaris?
Jawaban singkatnya adalah bisa, namun hanya untuk PT perorangan, dan tidak berlaku untuk PT biasa. PT perorangan bisa didaftarkan secara mandiri melalui AHU Online tanpa perlu notaris sama sekali, dengan proses yang jauh lebih sederhana dan biaya yang terjangkau. Namun, apabila Anda membutuhkan PT biasa dengan dua pendiri atau lebih dan ingin menerbitkan saham, notaris tetap wajib digunakan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Apakah bisa buat PT tanpa notaris? Bisa dibaca lebih lanjut untuk penjelasan lebih detailnya mengenai perbedaan keduanya.
Serahkan Prosesnya ke yang Berpengalaman
Prosedur pendirian PT memang akan melibatkan banyak tahapan, namun semuanya bisa diurus secara online dan lebih praktis dengan pendampingan profesional, tanpa perlu bolak-balik ke berbagai instansi sendirian. Layanan pembuatan PT online yang praktis oleh Creya akan sangat membantu Anda melewati ketujuh tahapan di atas tanpa harus mengurusnya satu-satu, sehingga Anda bisa fokus dengan hal lain yang lebih penting untuk perkembangan bisnis Anda.